Kabupaten Bandung
Fakta Unik Kabupaten Bandung
-
Pusat Industri Tekstil: Majalaya dan Cicalengka menjadi pusat industri tekstil terbesar di Indonesia.
-
Surga Wisata Alam: Ciwidey, Pangalengan, dan Rancabali memiliki objek wisata alam kelas dunia seperti Kawah Putih dan Situ Patenggang.
-
Sentra Produksi Susu: Kecamatan Pacet dan Pangalengan merupakan pemasok utama susu segar untuk wilayah Bandung Raya.
-
Kekayaan Budaya: Hampir seluruh kecamatan masih melestarikan tradisi Sunda seperti wayang golek, angklung, dan berbagai kesenian tradisional lainnya.
-
Keanekaragaman Potensi: Mulai dari pertanian, perkebunan, industri, hingga pariwisata, semua sektor berkembang di Kabupaten Bandung.
Kondisi Geografis dan Administratif
Kabupaten Bandung merupakan salah satu daerah otonom di Provinsi Jawa Barat yang memiliki posisi strategis sebagai penyangga ibu kota provinsi. Dengan luas wilayah mencapai 1.767,96 kilometer persegi, daerah ini menjadi rumah bagi lebih dari 3,5 juta jiwa penduduk yang tersebar di berbagai kawasan, mulai dari dataran rendah hingga pegunungan. Kepadatan penduduk yang mencapai hampir 2.000 jiwa per kilometer persegi menunjukkan dinamika kependudukan yang tinggi dan memerlukan pengelolaan pemerintahan yang terencana dengan baik.
Wilayah Kabupaten Bandung secara geografis terletak di dataran tinggi dengan ketinggian bervariasi, yang memberikan keunggulan tersendiri dalam hal iklim dan potensi sumber daya alam. Kondisi alam yang subur didukung oleh keberadaan pegunungan dan perkebunan menjadikan daerah ini sebagai salah satu lumbung pertanian dan perkebunan di Jawa Barat.
Struktur Pemerintahan dan Pembagian Wilayah
Pemerintahan Kabupaten Bandung menjalankan roda pemerintahan dengan membagi wilayahnya menjadi beberapa kecamatan sebagai unit koordinasi pemerintahan terdepan. Setiap kecamatan terdiri atas sejumlah desa dan kelurahan yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik kepada masyarakat. Dengan total 31 kecamatan, 270 desa, dan 10 kelurahan, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk mendekatkan layanan administrasi, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat di seluruh pelosok daerah.
Pusat pemerintahan Kabupaten Bandung berada di Kecamatan Soreang, yang menjadi sentra kegiatan administrasi dan koordinasi kebijakan pembangunan. Dari pusat pemerintahan inilah berbagai program strategis dikoordinasikan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata dan berkeadilan.
Potensi Ekonomi dan Sumber Daya Daerah
Kabupaten Bandung dikenal memiliki perekonomian yang beragam dan dinamis. Sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di kawasan utara dan selatan, dengan komoditas unggulan berupa sayuran, buah-buahan, padi, serta hasil perkebunan seperti teh dan kopi. Wilayah pegunungan di bagian selatan bahkan menjadi sentra produksi susu segar yang memasok kebutuhan industri pengolahan susu di Bandung Raya.
Di sisi lain, sektor industri tumbuh pesat di kawasan timur Kabupaten Bandung, yang menjadi lokasi pusat industri tekstil dan garmen skala besar maupun kecil. Ribuan tenaga kerja terserap di sektor ini, menjadikan Kabupaten Bandung sebagai salah satu kontributor penting bagi perekonomian Provinsi Jawa Barat. Selain itu, sektor jasa dan perdagangan turut berkembang seiring dengan pertumbuhan permukiman dan pusat-pusat perbelanjaan modern yang hadir di berbagai kecamatan.
Pariwisata dan Keunggulan Alam
Keindahan alam Kabupaten Bandung menjadi daya tarik utama sektor pariwisata yang terus dikembangkan. Kawasan pegunungan di selatan menawarkan objek wisata alam yang telah dikenal hingga mancanegara, seperti kawah vulkanik, danau, perkebunan teh, dan curug yang memukau. Udara sejuk dan pemandangan hijau menjadi modal besar bagi pengembangan agrowisata, ekowisata, dan wisata edukasi.
Pemerintah Kabupaten Bandung secara konsisten mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Program desa wisata dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di sektor pariwisata menjadi prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekitar kawasan wisata.
Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Publik
Dalam rangka meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas, Pemerintah Kabupaten Bandung terus membangun dan memperbaiki infrastruktur jalan yang menghubungkan antarwilayah. Keberadaan jalur kereta api dan jalan tol yang melintasi sebagian daerah ini memberikan kemudahan mobilitas barang dan orang, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pelayanan publik juga menjadi perhatian utama, dengan upaya digitalisasi administrasi kependudukan, perizinan, dan layanan sosial. Sistem pemerintahan berbasis elektronik terus dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan tanpa harus terkendala jarak dan waktu.
Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial Budaya
Pemerintah Kabupaten Bandung menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia. Berbagai sekolah, puskesmas, dan fasilitas kesehatan telah dibangun dan ditingkatkan kualitasnya, termasuk program-program peningkatan gizi, imunisasi, dan layanan kesehatan ibu dan anak.
Di bidang sosial budaya, Kabupaten Bandung kaya akan warisan tradisi Sunda yang masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakatnya. Kesenian tradisional, adat istiadat, dan budaya gotong royong menjadi modal sosial yang memperkuat kohesi dan ketahanan masyarakat. Pemerintah daerah secara aktif mendukung pelestarian budaya melalui berbagai kegiatan festival, perlombaan, dan pembinaan seni budaya di tingkat desa dan kecamatan.
Sebagai salah satu kabupaten terbesar dan terpenting di Jawa Barat, Kabupaten Bandung memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola potensi alam, sumber daya manusia, dan dinamika sosial yang terus berkembang. Dengan komitmen pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel guna mencapai kesejahteraan yang merata bagi seluruh warganya. Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, Kabupaten Bandung optimis dapat terus maju dan menjadi daerah yang berdaya saing di tingkat nasional.
Kabupaten Bandung – Profil Lengkap Kecamatan dan Kelurahan
Gambaran Umum Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung merupakan salah satu daerah penyangga Kota Bandung yang memiliki kekayaan administratif dan demografis luar biasa. Dengan luas wilayah mencapai 1.767,96 km², kabupaten ini menjadi rumah bagi 3.522.724 jiwa penduduk (data tahun 2017) dengan kepadatan penduduk rata-rata 1.992 jiwa/km².
Secara administratif, Kabupaten Bandung terdiri dari:
- 31 kecamatan
- 10 kelurahan
- 270 desa
Berikut adalah uraian lengkap setiap kecamatan beserta fakta menariknya:
1. Kecamatan Arjasari (Kode: 32.04.16)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 11 desa
Kodepos: 40379
Daftar Desa:
Ancolmekar, Arjasari, Baros, Batukarut, Lebakwangi, Mangunjaya, Mekarjaya, Patrolsari, Pinggirsari, Rancakole, Wargaluyu
Fakta Menarik:
Kecamatan Arjasari dikenal sebagai kawasan agraris dengan potensi pertanian yang melimpah. Nama "Arjasari" sendiri berasal dari gabungan kata "Arja" (keindahan) dan "Sari" (inti/pati), mencerminkan keindahan alam perdesaannya yang masih asri.
2. Kecamatan Baleendah (Kode: 32.04.32)
Status: 5 kelurahan, 3 desa
Jumlah: 5 kelurahan + 3 desa
Kodepos: 40375
Daftar Desa:
Bojongmalaka, Malakasari, Rancamanyar
Daftar Kelurahan:
Andir, Baleendah, Jelekong, Manggahang, Wargamekar
Fakta Menarik:
Baleendah merupakan salah satu kecamatan dengan perkembangan urban yang pesat. Keberadaan 5 kelurahan menunjukkan bahwa kawasan ini telah berkembang menjadi pusat permukiman padat. Baleendah juga dikenal sebagai sentra industri kreatif dan kerajinan tangan.
3. Kecamatan Banjaran (Kode: 32.04.13)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 11 desa
Kodepos: 40377
Daftar Desa:
Banjaran, Banjaran Wetan, Ciapus, Kamasan, Kiangroke, Margahurip, Mekarjaya, Neglasari, Pasirmulya, Sindangpanon, Tarajusari
Fakta Menarik:
Banjaran terkenal dengan wisata alamnya, khususnya objek wisata Situ Cipanjalu dan Curug Cimurutu. Kecamatan ini juga menjadi pusat pendidikan di wilayah selatan Kabupaten Bandung dengan berbagai institusi pendidikan berdiri di sini.
4. Kecamatan Bojongsoang (Kode: 32.04.08)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 6 desa
Kodepos: 40354
Daftar Desa:
Bojongsari, Bojongsoang, Buahbatu, Cipagalo, Lengkong, Tegalluar
Fakta Menarik:
Bojongsoang merupakan kecamatan yang berada di jalur strategis menuju Bandara Internasional Husein Sastranegara. Keberadaan desa Tegalluar menjadi ikon karena kawasan ini menjadi lokasi pengembangan pusat pemerintahan dan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
5. Kecamatan Cangkuang (Kode: 32.04.44)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 7 desa
Kodepos: 40361
Daftar Desa:
Bandasari, Cangkuang, Ciluncat, Jatisari, Nagrak, Pananjung, Tanjungsari
Fakta Menarik:
Cangkuang merupakan kecamatan pemekaran yang memiliki potensi wisata budaya. Nama "Cangkuang" merujuk pada tanaman pandan hutan yang banyak tumbuh di daerah ini. Kecamatan ini juga dikenal dengan sentra produksi makanan olahan tradisional.
6. Kecamatan Cicalengka (Kode: 32.04.25)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 12 desa
Kodepos: 40395
Daftar Desa:
Babakan Peuteuy, Cicalengka Kulon, Cicalengka Wetan, Cikuya, Dampit, Margaasih, Nagrog, Narawita, Panenjoan, Tanjungwangi, Tenjolaya, Waluya
Fakta Menarik:
Cicalengka terkenal sebagai kawasan industri tekstil terbesar di Kabupaten Bandung. Ribuan pekerja dari berbagai daerah merantau ke sini. Selain itu, Cicalengka juga menjadi sentra produksi kerupuk dan makanan ringan khas Sunda.
7. Kecamatan Cikancung (Kode: 32.04.27)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 9 desa
Kodepos: 40396
Daftar Desa:
Cihanyir, Cikancung, Cikasungka, Ciluluk, Hegarmanah, Mandalasari, Mekarlaksana, Srirahayu, Tanjunglaya
Fakta Menarik:
Cikancung memiliki potensi besar di bidang perkebunan dan pertanian. Kecamatan ini juga dilintasi oleh jalur kereta api yang menghubungkan Bandung dengan Cicalengka, menjadikannya daerah transit yang strategis.
8. Kecamatan Cilengkrang (Kode: 32.04.07)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 6 desa
Kodepos: 40392
Daftar Desa:
Cilengkrang, Cipanjalu, Ciporeat, Girimekar, Jatiendah, Melatiwangi
Fakta Menarik:
Cilengkrang merupakan kawasan dataran tinggi dengan udara sejuk. Kecamatan ini menjadi tujuan wisata alam favorit, terutama Curug Cilember dan perkebunan stroberi. Cilengkrang juga menjadi pintu gerbang menuju kawasan wisata Lembang.
9. Kecamatan Cileunyi (Kode: 32.04.05)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 6 desa
Kodepos: 40393
Daftar Desa:
Cibiru Hilir, Cibiru Wetan, Cileunyi Kulon, Cileunyi Wetan, Cimekar, Cinunuk
Fakta Menarik:
Cileunyi merupakan gerbang timur Kabupaten Bandung yang menjadi simpul transportasi penting. Kawasan ini terkenal dengan sentra oleh-oleh khas Bandung dan menjadi akses utama menuju kawasan wisata di timur Bandung.
10. Kecamatan Cimaung (Kode: 32.04.17)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 10 desa
Kodepos: 40374
Daftar Desa:
Campakamulya, Cikalong, Cimaung, Cipinang, Jagabaya, Malasari, Mekarsari, Pasirhuni, Sukamaju, Warjabakti
Fakta Menarik:
Cimaung adalah kecamatan penghasil durian dan buah-buahan tropis berkualitas. Letaknya di kaki Gunung Patuha menjadikan daerah ini memiliki tanah subur dan pemandangan alam yang memukau.
11. Kecamatan Cimenyan (Kode: 32.04.06)
Status: 2 kelurahan, 7 desa
Jumlah: 2 kelurahan + 7 desa
Kodepos: 40399
Daftar Desa:
Ciburial, Cikadut, Cimenyan, Mandalamekar, Mekarmanik, Mekarsaluyu, Sindanglaya
Daftar Kelurahan:
Cibeunying, Padasuka
Fakta Menarik:
Cimenyan terkenal sebagai kawasan perkebunan teh dan wisata alam. Keberadaan Curug Dago dan kawasan The Lodge menjadi ikon wisata favorit. Daerah ini juga memiliki udara yang sangat sejuk karena berada di ketinggian.
12. Kecamatan Ciparay (Kode: 32.04.29)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 14 desa
Kodepos: 40381
Daftar Desa:
Babakan, Bumiwangi, Ciheulang, Cikoneng, Ciparay, Gunungleutik, Manggungharja, Mekarlaksana, Mekarsari, Pakutandang, Sagaracipta, Sarimahi, Serangmekar, Sumbersari
Fakta Menarik:
Ciparay merupakan kecamatan dengan jumlah desa terbanyak (14 desa). Kawasan ini dikenal sebagai lumbung padi Kabupaten Bandung dengan hamparan sawah yang luas. Ciparay juga memiliki sentra industri rumah tangga berbahan baku pertanian.
13. Kecamatan Ciwidey (Kode: 32.04.39)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 7 desa
Kodepos: 40362
Daftar Desa:
Ciwidey, Lebakmuncang, Nengkelan, Panundaan, Panyocokan, Rawabogo, Sukawening
Fakta Menarik:
Ciwidey adalah surga wisata alam Kabupaten Bandung. Kawah Putih, Situ Patenggang, dan Kebun Teh Rancabali menjadi ikon yang mendunia. Ciwidey juga merupakan sentra produksi susu dan keju khas Bandung.
14. Kecamatan Dayeuhkolot (Kode: 32.04.12)
Status: 1 kelurahan, 5 desa
Jumlah: 1 kelurahan + 5 desa
Kodepos: 40353
Daftar Desa:
Cangkuang Kulon, Cangkuang Wetan, Citeureup, Dayeuhkolot, Sukapura
Daftar Kelurahan:
Pasawahan
Fakta Menarik:
Dayeuhkolot adalah salah satu kecamatan tertua di Kabupaten Bandung dengan sejarah panjang. Nama "Dayeuhkolot" berarti "kota tua" dalam bahasa Sunda. Kawasan ini menjadi saksi sejarah perkembangan Kabupaten Bandung sejak zaman kolonial.
15. Kecamatan Ibun (Kode: 32.04.36)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 12 desa
Kodepos: 40384
Daftar Desa:
Cibeet, Dukuh, Ibun, Karyalaksana, Laksana, Lampegan, Mekarwangi, Neglasari, Pangguh, Sudi, Talun, Tanggulun
Fakta Menarik:
Ibun merupakan kecamatan yang kaya akan situs sejarah. Stasiun Lampegan yang merupakan stasiun kereta api tertua di Indonesia berada di sini. Kecamatan ini juga menjadi jalur penting penghubung Bandung dengan Garut.
16. Kecamatan Katapang (Kode: 32.04.11)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 7 desa
Kodepos: 40355
Daftar Desa:
Banyusari, Cilampeni, Gandasari, Katapang, Pangauban, Sangkanhurip, Sukamukti
Fakta Menarik:
Katapang menjadi kecamatan dengan pertumbuhan ekonomi pesat berkat letaknya yang strategis dekat dengan Kota Bandung. Kawasan ini berkembang sebagai pusat bisnis dan permukiman baru.
17. Kecamatan Kertasari (Kode: 32.04.31)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 8 desa
Kodepos: 40386
Daftar Desa:
Cibeureum, Cihawuk, Cikembang, Neglawangi, Resmitingal, Santosa, Sukapura, Tarumajaya
Fakta Menarik:
Kertasari adalah kecamatan dengan ketinggian tertinggi di Kabupaten Bandung. Udara yang sangat sejuk menjadikannya sebagai daerah penghasil sayuran organik dan buah-buahan berkualitas. Kertasari juga menjadi pintu menuju kawasan konservasi alam.
18. Kecamatan Kutawaringin (Kode: 32.04.46)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 11 desa
Kodepos: 40356
Daftar Desa:
Buninagara, Cibodas, Cilame, Gajahmekar, Jatisari, Jelegong, Kopo, Kutawaringin, Padasuka, Pameuntasan, Sukamulya
Fakta Menarik:
Kutawaringin merupakan kecamatan pemekaran yang memiliki potensi besar. Nama "Kutawaringin" diambil dari pohon beringin yang melambangkan kekuatan dan perlindungan. Daerah ini berkembang sebagai kawasan agrowisata yang menjanjikan.
19. Kecamatan Majalaya (Kode: 32.04.33)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 11 desa
Kodepos: 40382
Daftar Desa:
Biru, Bojong, Majakerta, Majalaya, Majasetra, Neglasari, Padamulya, Padaulun, Sukamaju, Sukamukti, Wangisagara
Fakta Menarik:
Majalaya adalah ikon industri tekstil Kabupaten Bandung. Ribuan pabrik tekstil beroperasi di sini, menjadikannya sebagai kota tekstil terbesar di Indonesia. Majalaya juga terkenal dengan kulinernya, terutama makanan khas Sunda.
20. Kecamatan Margaasih (Kode: 32.04.10)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 6 desa
Kodepos: 40351
Daftar Desa:
Cigondewah Hilir, Lagadar, Margaasih, Mekar Rahayu, Nanjung, Rahayu
Fakta Menarik:
Margaasih merupakan kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Bandung. Kawasan ini menjadi daerah penyangga perkotaan dengan perkembangan properti yang pesat. Margaasih juga terkenal dengan wisata kuliner dan belanja.
21. Kecamatan Margahayu (Kode: 32.04.09)
Status: 1 kelurahan, 4 desa
Jumlah: 1 kelurahan + 4 desa
Kodepos: 40352
Daftar Desa:
Margahayu Selatan, Margahayu Tengah, Sayati, Sukamenak
Daftar Kelurahan:
Sulaeman
Fakta Menarik:
Margahayu adalah kecamatan dengan tingkat urbanisasi tinggi. Kawasan ini menjadi pusat perdagangan dan jasa yang melayani kebutuhan masyarakat Bandung Raya. Margahayu juga memiliki akses strategis menuju berbagai tujuan di Kabupaten Bandung.
22. Kecamatan Nagreg (Kode: 32.04.26)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 8 desa
Kodepos: 40397
Daftar Desa:
Bojong, Ciaro, Ciherang, Citaman, Ganjarsabar, Mandalawangi, Nagreg, Nagreg Kendan
Fakta Menarik:
Nagreg terkenal dengan panorama alamnya yang indah. Kecamatan ini menjadi jalur alternatif menuju Garut dan Tasikmalaya. Daerah Nagreg juga memiliki banyak tempat wisata religi dan alam yang menarik.
23. Kecamatan Pacet (Kode: 32.04.30)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 13 desa
Kodepos: 40385
Daftar Desa:
Cikawao, Cikitu, Cinanggela, Cipeujeuh, Girimulya, Mandalahaji, Maruyung, Mekarjaya, Mekarsari, Nagrak, Pangauban, Sukarame, Tanjungwangi
Fakta Menarik:
Pacet adalah kecamatan penghasil susu terbesar di Kabupaten Bandung. Kawasan ini menjadi pemasok utama susu segar untuk berbagai industri pengolahan susu di Bandung Raya. Pacet juga terkenal dengan keindahan alam perbukitannya.
24. Kecamatan Pameungpeuk (Kode: 32.04.14)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 6 desa
Kodepos: 40376
Daftar Desa:
Bojongkunci, Bojongmanggu, Langonsari, Rancamulya, Rancatungku, Sukasari
Fakta Menarik:
Pameungpeuk memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang signifikan. Nama "Pameungpeuk" berasal dari bahasa Sunda yang berarti "tempat bersandar", mencerminkan posisinya sebagai daerah persinggahan strategis.
25. Kecamatan Pangalengan (Kode: 32.04.15)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 13 desa
Kodepos: 40378
Daftar Desa:
Banjarsari, Lamajang, Margaluyu, Margamekar, Margamukti, Margamulya, Pangalengan, Pulosari, Sukaluyu, Sukamanah, Tribaktimulya, Wanasuka, Warnasari
Fakta Menarik:
Pangalengan adalah surga wisata alam dan perkebunan. Dikenal sebagai penghasil susu, sayuran, dan buah-buahan berkualitas. Keindahan alamnya meliputi perkebunan teh, kawah, dan danau. Pangalengan juga menjadi lokasi berbagai festival budaya tahunan.
26. Kecamatan Paseh (Kode: 32.04.35)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 12 desa
Kodepos: 40383
Daftar Desa:
Cigentur, Cijagra, Cipaku, Cipedes, Drawati, Karangtunggal, Loa, Mekarpawitan, Sindangsari, Sukamanah, Sukamantri, Tangsimekar
Fakta Menarik:
Paseh merupakan kecamatan dengan tradisi budaya Sunda yang kuat. Berbagai kesenian tradisional seperti wayang golek dan angklung masih dilestarikan di sini. Paseh juga menjadi daerah penghasil kerajinan bambu yang terkenal.
27. Kecamatan Pasirjambu (Kode: 32.04.38)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 10 desa
Kodepos: 40364
Daftar Desa:
Cibodas, Cikoneng, Cisondari, Cukanggenteng, Margamulya, Mekarmaju, Mekarsari, Pasirjambu, Sugihmukti, Tenjolaya
Fakta Menarik:
Pasirjambu adalah kecamatan yang terkenal dengan perkebunan buah jambu biji dan stroberi. Nama "Pasirjambu" sendiri berarti "bukit jambu", sesuai dengan potensi pertaniannya. Kawasan ini juga memiliki banyak objek wisata alam tersembunyi.
28. Kecamatan Rancabali (Kode: 32.04.40)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 5 desa
Kodepos: 40363
Daftar Desa:
Alamendah, Cipelah, Indragiri, Patengan, Sukaresmi
Fakta Menarik:
Rancabali terkenal dengan Kawah Putih dan Situ Patenggang yang menjadi ikon wisata internasional. Kecamatan ini juga merupakan sentra perkebunan teh dan agrowisata yang sangat populer di kalangan wisatawan.
29. Kecamatan Rancaekek (Kode: 32.04.28)
Status: 1 kelurahan, 13 desa
Jumlah: 1 kelurahan + 13 desa
Kodepos: 40394
Daftar Desa:
Bojongloa, Bojongsalam, Cangkuang, Haurpugur, Jelegong, Linggar, Nanjungmekar, Rancaekek Kulon, Rancaekek Wetan, Sangiang, Sukamanah, Sukamulya, Tegalsumedang
Daftar Kelurahan:
Rancaekek Kencana
Fakta Menarik:
Rancaekek merupakan kecamatan dengan jumlah desa terbanyak (13 desa) dan satu kelurahan. Kawasan ini dikenal sebagai sentra industri pengolahan makanan dan minuman. Rancaekek juga menjadi gerbang timur yang strategis bagi Kabupaten Bandung.
30. Kecamatan Solokanjeruk (Kode: 32.04.34)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 7 desa
Kodepos: 40387
Daftar Desa:
Bojongemas, Cibodas, Langensari, Padamukti, Panyadap, Rancakasumba, Solokanjeruk
Fakta Menarik:
Solokanjeruk terkenal dengan sentra produksi jeruk dan buah-buahan sitrus. Nama "Solokanjeruk" secara harfiah berarti "saluran jeruk", yang mencerminkan sejarah daerah ini sebagai penghasil jeruk berkualitas.
31. Kecamatan Soreang (Kode: 32.04.37)
Status: Seluruhnya berupa desa
Jumlah Desa: 10 desa
Kodepos: 40311-40319
Daftar Desa:
Cingcin, Karamatmulya, Pamekaran, Panyirapan, Parungserab, Sadu, Sekarwangi, Soreang, Sukajadi, Sukanagara
Fakta Menarik:
Soreang adalah ibu kota Kabupaten Bandung yang menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian. Sebagai pusat administrasi, Soreang memiliki fasilitas publik yang lengkap. Nama "Soreang" memiliki makna "sore yang terang" dalam bahasa Sunda.
Ringkasan Data Demografis Kabupaten Bandung
| Kecamatan | Jumlah Kelurahan | Jumlah Desa | Total Wilayah (Kecamatan) |
|---|---|---|---|
| Arjasari | 0 | 11 | 1 |
| Baleendah | 5 | 3 | 1 |
| Banjaran | 0 | 11 | 1 |
| Bojongsoang | 0 | 6 | 1 |
| Cangkuang | 0 | 7 | 1 |
| Cicalengka | 0 | 12 | 1 |
| Cikancung | 0 | 9 | 1 |
| Cilengkrang | 0 | 6 | 1 |
| Cileunyi | 0 | 6 | 1 |
| Cimaung | 0 | 10 | 1 |
| Cimenyan | 2 | 7 | 1 |
| Ciparay | 0 | 14 | 1 |
| Ciwidey | 0 | 7 | 1 |
| Dayeuhkolot | 1 | 5 | 1 |
| Ibun | 0 | 12 | 1 |
| Katapang | 0 | 7 | 1 |
| Kertasari | 0 | 8 | 1 |
| Kutawaringin | 0 | 11 | 1 |
| Majalaya | 0 | 11 | 1 |
| Margaasih | 0 | 6 | 1 |
| Margahayu | 1 | 4 | 1 |
| Nagreg | 0 | 8 | 1 |
| Pacet | 0 | 13 | 1 |
| Pameungpeuk | 0 | 6 | 1 |
| Pangalengan | 0 | 13 | 1 |
| Paseh | 0 | 12 | 1 |
| Pasirjambu | 0 | 10 | 1 |
| Rancabali | 0 | 5 | 1 |
| Rancaekek | 1 | 13 | 1 |
| Solokanjeruk | 0 | 7 | 1 |
| Soreang | 0 | 10 | 1 |
| TOTAL | 10 | 270 | 31 |
Sumber Data:
Data ini merujuk pada kode Kemendagri 2024 yang dapat digunakan untuk keperluan administrasi, penelitian atau perencanaan pembangunan. Untuk informasi lebih detail, disarankan mengakses portal resmi Pemerintah Kabupaten Bandung.
Misi: Digitalisasi Teknologi Informasi Sektor Pemerintahan
Kami dalam misi untuk men-digitalisasi Teknologi Informasi (IT) di Sektor Pemerintahan di Indonesia, selangkah demi selangkah.
Digitalisasi IT dan dukungan untuk melakukan proses kerja sektor pemerintahan tanpa kertas (paperless) di lingkungan pemerintahan pusat & daerah ini, sejalan dengan misi "Pemerintahan Terbuka Technology" untuk memanfaatkan rekayasa Teknologi Informasi untuk menuju pemerintahan digital yang membuat kehidupan Warga Masyarakat Indonesia menjadi lebih baik & semakin mudah.
Visi: Memberdayakan pemerintahan beserta warga masyarakat Indonesia dengan Teknologi Informasi
Kami Pemerintahan Terbuka Technology memiliki visi jangka panjang untuk memberdayakan pemerintahan-pemerintahan di Indonesia, beserta segenap warga masyarakat Indonesia, dengan segala hal yang dimungkinkan oleh teknologi informasi, teknologi komunikasi dan rekayasa engineering terkait.
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut:
Terbuka.ID
PT. Pemerintahan Terbuka Technology
Jl. Cibogo Bawah No 25-C,
Sukawarna, Sukajadi,
Kota Bandung 40164
+62 818 0567 4588
info[at]terbuka[dot]id